Berita

Home / Berita / Detail
Pemanfaatan Web Masjid untuk Dakwah Digital di Masjid Quba Skyline
Pemanfaatan Web Masjid untuk Dakwah Digital di Masjid Quba Skyline
Minggu, 01 Maret 2026 12:20 WIB

Jayapura - RISMA Quba Skyline menggelar diskusi terkait pemanfaatan website secara bijak pada Sabtu, 21 februari 2026 di Masjid Quba Skyline. Kegiatan tersebut diikuti oleh para remaja dan bertujuan meningkatkan pemahaman mereka terhadap penggunaan web secara positif di era digital.

Diskusi menghadirkan Mulyadi Anangkota sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa “web dapat kita manfaatkan sebagai media untuk memuat dan menyebarluaskan informasi tentang masjid, misalnya jadwal salat, pengumuman, sampai kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung.”

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan web tidak hanya memudahkan penyampaian informasi, tetapi juga mememperluas jangkauan penyebarannya.

“Kalau informasi dipublikasikan melalui web, siapapun bisa mengaksesnya. Tidak terbatas jarak dan waktu. Ini mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Setelah diskusi terkait pemanfaatan website, Mulyadi Anangkota turut memberikan dukungan nyata dengan membantu keberlangsungan website tersebut. Mulyadi diketahui telah membayar biaya website untuk satu tahun ke depan agar dapat dikelola oleh para remaja masjid Quba Skyline.

Mulyadi menjelaskan bahwa keterlibatan remaja dalam pengelolaan website masjid sangat penting, karena selain meningkatkan keterampilan digital, hal ini juga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap kegiatan masjid. Remaja akan dilibatkan dalam pengisian konten, dokumentasi kegiatan, serta pembaruan informasi secara berkala.

Pengurus Masjid Quba Skyline, Kamris Lasuliha  menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Mulyadi Anangkota dalam pengembangan website masjid. Dukungan berupa pembayaran biaya website selama satu tahun dinilai sangat membantu upaya masjid dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya untuk melibatkan remaja dalam pengelolaan informasi masjid.

“ini menjadi motivasi bagi remaja untuk lebih aktif belajar dan mengelola website secara bertanggung jawab. Remaja masjid akan dilibatkan dalam memperbarui informasi kegiatan, mengunggah dokumentasi, serta mengembangkan konten yang bermanfaat bagi masyarakat”, ungkapnya.

Kamris juga berharap langkah yang dilakukan Mulyadi dapat menjadi inspirasi bagi jamaah lainnya untuk bersama-sama mendukung program masjid, baik dalam bidang pendidikan, dakwah, maupun pengembangan teknologi. Dengan kolaborasi antara pengurus, jamaah, dan remaja masjid, website masjid diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, pengurus berharap website masjid dapat terus berkembang dan menjadi media dakwah digital yang inspiratif. Selain itu, keterlibatan remaja dalam pengelolaan website juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknologi serta memperkuat peran generasi muda dalam kegiatan masjid.